Adi Parwa – Part III : Putri Nelayan


Marquee Text Live - http://www.marqueetextlive.com
Raja bahagia menjalani hari-harinya dengan putranya tercinta, Devavrata. Tak terasa empat tahun telah berlalu. Devavrata sangat dekat dengan ayahnya, begitu juga sebaliknya. Raja mengangkat Devavrata menjadi Yuvaraja. Rakyat senang dan bahagia akan hal itu.

Suatu hari raja berburu. Ketika ia berjalan, tercium bau wewangian yang aneh. Wewangian yang baru pertama di hirupnya. Oleh karena itu ia-pun mengikuti asal wewangian itu. Dijumpailah seorang wanita cantik berdiri diatas sebuah perahu. Wanita itu adalah anak Raja Nelayan. Ia bertugas untuk menjalankan perahu antara kedua tepi sungai Yamuna. Raja ingin memilikinya, dibawalah Ia menemui ayahnya. Ketika sudah bertemu dengan ayahnya, Beliau menyampaikan bahwa Ia mau menikahi putrinya. Ayahnya menyetujui, tetapi ada syaratnya yaitu “anak yang terlahir dari putrinya, kelak yang akan mewarisi mahkota Paurava. Menjadi raja Hastina setelah Beliau (raja Santanu).  Raja terdiam, Ia memikirkan Gańga yang telah membawakan putranya, Devavrata. Putra yang telah Ia nobatkan sebagai Yuvaraja. Raja kembali ke keretanya tanpa meninggalkan sepatah katapun.

Bersambung… Part IV : Sumpah Membujang

Baca sebelumnya… Part II : Enam Belas Tahun Kemudian

Sumber :

– Subramaniam, Kamala.2003.Mahabharata.Paramita.Surabaya

2 thoughts on “Adi Parwa – Part III : Putri Nelayan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s