Makna dan Arti Sloka Kakawin Ramayana III.63


Halo sobat katahindu, maaf ni udah lama ga posting, maklum banyak tugas yang mesti diselesaikan…🙂, kali ini penulis ingin berbagi tentang Makna dan Arti Sloka Kakawin Ramayana III.63.., semoga bermanfaat..😀

Kakawin Ramayana III.63

“ Sangkaning wruh aji ginego

Nitijna cara kapuhara

Pandya Acrya Dwija pahayun

Gongentatah tikanagansih”

Artinya:

Asal kepandaian itu adalah karena pengetahuan itu di patuhi,

Kebijaksanaan membawa sikap perilaku,

Para sarjana, para guru, dan para pendeta supaya di hormati,

Besarkanlah olehmu kasih sayang itu.

 

Asal kepandaian itu adalah karena pengetahuan itu dipatuhi hal ini memiliki makna bahwa seseorang akan pandai bila memiliki pengetahuan, pengetahuan yang terus dikembangkan supaya tidak mati. Jangan pernah berhenti untuk belajar, sesuai dengan makna genitri dalam lukisan Dewi Saraswati yang menjelaskan bahwa pengetahuan itu tidak ada habisnya selama masih ada kehidupan. Dalam mempelajari ilmu pengetahuan hendaknya sampai bisa bermanfaat bagi diri kita sendiri maupun orang lain. Jangan hanya main-main saja.  Pertama pelajarilah secara menyeluruh, umum selanjutnya perdalam sampai mendasar, dan terus teliti hingga dapat pengatahuan yang benar-benar tepat dan bermanfaat bagi kita maupun orang lain. Yang terakhir hendaknya hati-hati menggunakan pengetahuan itu, jangan sampai salah arah, pinter keblinger. Dengan memiliki pengetahuan yang luas dan terus belajar dari pengalaman, maka seharusnya membuat seseorang memiliki moral dan etika yang baik, baik dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Karena berpengetahuan yang baik akan membuat orang memiliki wiweka, yaitu dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk.

Kebijaksanaan membawa sikap perilaku, orang yang bijaksana dapat dilihat dari perilakunya, baik dari ucapannya maupun tingkah lakunya. Bagi seorang pemimpin hendaknya memiliki kebijaksanaan, berlaku adil kepada semua rakyat yang dipimpinnya, tidak memandang suku, ras maupun agama. Indonesia adalah Negara Kepulauan, yang terdiri dari berbagai suku, ras dan juga agama. Oleh karena itu dibutuhkan seorang pemimpin yang adil dan bijaksana, supaya tetap terjalin persatuan dan kesatuan Indonesia.

Para sarjana, para guru, dan para pendeta supaya dihormati hal ini mengandung arti bahwa kita hendaknya saling menghormati dan menghargai terhadap sesama, terlebih kepada orang-orang yang telah bejasa kepada kita, seperti orang tua, guru, tokoh spiritual dan sebagainya.Dengan begitu akn mendorong terciptanya kehidupan yang harmonis dan tentram.

Besarkan olehmu kasih sayang itu, setelah pengetahuan yang luas, bijaksana dan saling menghormati terhadap sesama, yang terakhir adalah memupuknya dengan kasih sayang. Saling mengasihi satu sama lain, tidak hanya untuk sebentar saja tetapi selama-lamanya.

Secara keseluruhan sloka ini mengajarkan moral dan etika yang baik, kepatuhan, kebijaksanaan, saling menghormati dan menghargai dan juga kasih sayang. Hal ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Bila dikaitkan dengan Nitisastra yang merupakan ilmu etika, moralitas untuk membentuk pemimpin yang seutuhnya, maka seorang pemimpin hendaknya memiliki dan menjalankan isi sloka diatas. Pemimpin dituntut untuk memiliki pengetahuan yang luas, sehingga dapat membedakan mana yang baik dan buruk, patuh terhadap peraturan, berlaku arif dan bijaksana sehingga tidak ada keputusan yang memihak kepada salah satu pihak, menghormati atasan maupun bawahannya dan juga memiliki kasih sayang terhadap sesama. Sehingga akan terjalin hubungan yang harmonis antara pemimpin dan bawahannya.

2 thoughts on “Makna dan Arti Sloka Kakawin Ramayana III.63

  1. Ping-balik: Makna Sloka Kakawin Ramayana I.3 « katahindu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s